Pusat Bantuan untuk Pencari Kerja

Penipuan Lowongan yang Kerap Terjadi dan Harus Dihindari

Ringkasan cepat

Meskipun sebagian besar iklan lowongan pekerjaan itu asli, penipu terkadang bisa menggunakan iklan palsu untuk mencoba mencuri informasi pribadi atau uang Anda. Dalam artikel ini, Anda akan mempelajari cara mengenali penipuan lowongan yang kerap terjadi dan cara melindungi diri saat mencari pekerjaan.

Mengapa penipuan lowongan terjadi?

Penipu sering kali memposting lowongan pekerjaan palsu untuk:

  • Mencuri identitas atau informasi keuangan Anda
  • Memperdaya Anda agar mengirimkan uang kepada mereka
  • Merekrut Anda untuk membantu melakukan penipuan, tanpa Anda sadari

Penipuan ini dapat muncul di bursa lowongan online, di email, atau bahkan melalui media sosial dan aplikasi perpesanan.

Jenis penipuan lowongan yang kerap terjadi

Penipuan cek

Apa itu?

Penipuan cek memperdaya Anda agar mencairkan cek yang tidak sah. Penipu kemudian meminta Anda mengirimkan sebagian uang itu kepada orang lain. Ketika bank mengetahui cek tersebut palsu, Anda bertanggung jawab atas jumlah penuhnya.

Penipu mungkin:

  • Mengatakan bahwa mereka membutuhkan asisten pribadi atau pengasuh, dan mengirimi Anda cek untuk membeli sejumlah kebutuhan
  • Mengaku bahwa mereka akan membuka kantor baru di lingkungan Anda, dan mengirimkan uang untuk peralatan kantor
  • Membayar Anda di muka untuk suatu pekerjaan, lalu meminta untuk mengirim sebagian uang ke rekening lain

Penipuan pencucian uang

Apa itu?

Penipuan ini meminta Anda untuk mentransfer uang atau melakukan transaksi untuk orang lain. Meskipun uang itu bukan milik Anda, hal ini bisa saja ilegal dan berbahaya.

Penipu mungkin:

  • Meminta Anda untuk mengirim atau menerima uang menggunakan layanan seperti Western Union, MoneyGram, atau mata uang kripto
  • Meminta Anda untuk membantu memindahkan uang antar-rekening atau melakukan pembelian dalam jumlah besar untuk orang lain

Penipuan pengiriman ulang

Apa itu?

Penipuan ini menawarkan pekerjaan yang bisa dilakukan dari rumah, yaitu menerima paket dan mengirimkannya ke tempat lain. Paket ini mungkin berisi barang curian atau wesel palsu.

Penipu mungkin:

  • Mengirimkan paket ke rumah dan meminta Anda untuk mengirimkannya kembali menggunakan label prabayar
  • Mengiklankan jabatan seperti 'manajer merchandising' atau 'asisten pemrosesan paket'

Penipuan biaya

Apa itu?

Penipuan biaya meminta Anda membayar sejumlah uang untuk melamar, melakukan wawancara, atau mendapatkan pekerjaan. Pemberi kerja yang sebenarnya mungkin meminta Anda membayar seragam atau peralatan kerja, tetapi ini biasanya dipotong dari gaji setelah Anda mulai bekerja.

Penipu mungkin meminta Anda membayar untuk:

  • Lamaran kerja
  • Wawancara
  • Layanan perekrut
  • Bantuan atau pemformatan resume
  • Pelatihan atau orientasi
  • Pemeriksaan latar belakang

Penipuan mata uang kripto

Apa itu?

Penipuan ini melibatkan uang digital, seperti Bitcoin atau Ether. Penipu mungkin mencoba mengambil uang Anda, menipu Anda agar membantu mereka menipu orang lain, atau meminta Anda melakukan pekerjaan palsu menggunakan mata uang kripto.

Penipu mungkin:

  • Meminta Anda untuk menginvestasikan uang dalam aplikasi atau program kripto
  • Membuat Anda merekrut orang lain untuk membeli mata uang kripto
  • Membuat Anda membantu menjual atau "menambang" mata uang kripto
  • Meminta Anda untuk mengonversi uang tunai menjadi mata uang kripto

Pencurian identitas

Apa itu?

Penipu semacam ini bertujuan mencuri informasi pribadi Anda. Mereka kemudian dapat mengakses layanan pemerintah, seperti manfaat pengangguran atau pelayanan kesehatan. Hal ini dapat menyebabkan penipuan manfaat pengangguran atau identitas pajak.

Penipu mungkin:

  • Meminta Anda untuk membagikan detail pribadi
  • Meminta salinan SIM Anda (depan dan belakang), paspor, nomor jaminan sosial, atau tanggal lahir

Penipuan manfaat pengangguran

Hal ini terjadi ketika seseorang menggunakan informasi pribadi Anda untuk mendapatkan uang manfaat pengangguran yang bukan miliknya.

Penipuan identitas pajak

Jenis penipuan ini terjadi ketika seseorang menggunakan nomor Jaminan Sosial Anda untuk mencuri pengembalian pajak Anda atau berpura-pura menjadi Anda.

Melindungi diri dari penipuan

Berhati-hatilah saat mencari pekerjaan.

Lakukan komunikasi secara aman dengan pemberi kerja.

Ketahui hal yang harus dilakukan jika Anda mencurigai adanya penipuan.

Apakah artikel ini membantu?